Syamsudhuha Wildansyah Penulis Detik yang Pertama Kali Pelintir Berita Ustadz Bakhtiar Nasir | wong Daile
Home » » Syamsudhuha Wildansyah Penulis Detik yang Pertama Kali Pelintir Berita Ustadz Bakhtiar Nasir

Syamsudhuha Wildansyah Penulis Detik yang Pertama Kali Pelintir Berita Ustadz Bakhtiar Nasir

Kru Media Detik
Suara Netizen Cyber Forums
-Syamsudhuha Wildansyah, salah satu Penulis di Media Online, Detik, membuat Berita dengan Framing yang menyulut Amarah Masyarakat karena telah Plintir Keterangan dari Ustadz Bakhtiar Nasir saat memberikan keterangan terkait kasus Pembacokan Hermansyah.

Syamsudhuha Wildansyah yang pertama Pelintir berita tersebut yang kemudian disusul oleh media lain seperti kompas, tempo, dan Media Hoax Seword[dot]com.

Dalam Berita pertamanya sebelum di edit, Syamsudhuha menulis bahwa Ustadz Bahtiar nasir menyimpulkan tidak ada kaitan antara pembacokan Hermansyah dengan Saksi Ahli Habib Rizieq Shihab.

"Bachtiar menyimpulkan bahwa kasus pembacokan Hermansyah tak ada kaitannya dengan status dia sebagai saksi ahli Habib Rizieq Syihab" Tulis Syamsudhuha Wildansyah di Media Detik.

Gambar 1. Tulisan Syamsudhuha Sebelum diubah

Framing yang dibuat oleh Syamsudhuha Wildansyah menggiring Opini Publik agar tidak mengkait-kaitkan kasus Pembacokan yang terjadi dengan kasus yang kini tengah dialami oleh Korban sebagai Saksi Ahli yang belakangan diketahui bahwa Korban akan dijadikan Saksi Ahli IT pihak Firza Husein.

Baca : Ternyata Hermansyah di Bacok setelah ditunjuk jadi Tim Ahli IT Firza Husein
Setelah tulisan Syamsudhuha Wildansyah Tayang, dan juga tersebar bahkan dijadikan rujukan oleh beberapa Media, ia mengganti tulisannya yang semula dengan membeberkan Wawancaranya bersama Ustadz Bakhtiar Nasir.

Dalam tulisan yang telah diubah itu, Syamsudhuha tahu bahwa Ustadz Baktiar Nasir belum bisa Berspekulasi atas Kasus tersebut sebagaimana yang ia buat sendiri dalam tulisannya yang telah diubah itu.

Gambar 2. Tulisan Syamsudhuha setelah diubah

Akan tetapi, Sang Penulis Detik itu, Syamsudhuha Memelintir berita yang telah ia ketahui dengan tujuan membuat Opini bersebrangan dengan Fakta yang ada dan Membuat berita yang mengadu domba sebagaimana Ustadz Bakhtiar Nasir telah mengklarifikasi.

"Saya berkepentingan untuk meluruskan informasi dan berharap kepada masyarakat untuk menjauhi framing berita, yang bertujuan untuk mengadu domba umat," kata Ustadz Bachtiar dalam pernyataan tertulisnya, Senin (10/7).

Ustadz Bakhtiar Nasir juga menegaskan kepada Pihak Media agar tidak memframingkan berita dengan memelintir berita mencatut nama beliau.

"Kepada teman media yang memframing berita itu, saya nyatakan bahwa itu bukan pernyataan saya. Saya tidak berani berspekulasi sampai ada informasi yang jelas berdasarkan fakta. Semoga pernyataan ini bisa meluruskan kekeliruan yang beredar di masyarakat, memberi ketentraman, dan memotivasi pihak kepolisian bekerja lebih ekstra," ucapnya.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. wong Daile - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger