Intelektual Polri, Anton Tabah, Sesalkan Statement Kepolisian Soal Kasus Hermansyah | wong Daile
Home » » Intelektual Polri, Anton Tabah, Sesalkan Statement Kepolisian Soal Kasus Hermansyah

Intelektual Polri, Anton Tabah, Sesalkan Statement Kepolisian Soal Kasus Hermansyah



Suara Netizen Cyber Forums - Intelektual Polri, Anton Tabah, Sesalkan Statement Kepolisian Soal Kasus Hermansyah

Pengamat Sesalkan Statement Kepolisian Soal Kasus Hermansyah

Anton Tabah Digdoyo Menyesalkan Statement Pihak Kepolisian dalam menangani Kasus Percobaan Pembunuhan yang dialami Pakar IT ITB sekaligus Tim IT Firza Husein yang baru saja di tunjuk selasa kemarin, 3/7/12.

Pihak Kepolisian menilai kasus ini adalah kasus senggol kendaraan di Jalan Tol, yang dimana sebelumnya telah mengalami kejar-kejaran.

Atas pernyataan itu, Publik merasa Pihak Kepolisian sangat cepat berspekulasi sepihak, tanpa mau melihat kasus yang lainnya, terutama Salah Satu Anton Tabah Digdoyo menyampaikan hal serupa sebagaimana yang dilansir oleh muslimbersatu.net.


Ketika Menangani kasus Kejahatan, ada tiga pandangan yang harus di Hindari, Petama Polisi tidak boleh berasumsi bahwa kasus ini karena begini dan begitu. ucap Anton yang juga Anggota Dewan Pakar ICMI Pusat ini.

"Jika asumsi dilakukan sebelum penyelidikan dan penyidikan hasilnya tidak obyektif," kata Anton kepada Republika.co.id, Senin (10/7).

Kedua, Pihak Kepolisian jangan beropini atau berasumsi tentang kasus yang belum sama sekali dilakukan Pihak Penyidik, karena polisi hanya bertugas menyidik pro yustisia untuk di pengadilan.

"Kalau baru dilakukan penyelidikan, polisi beropini apalagi jika opininya bertentangan dengan publik akan makin runyam," katanya.

Ketiga, Jangan langsung memutuskan kasusu yang baru diterima, belum dilakukan gelar perkara sudah langsung diputus kasus tersebut dengan alasan tidak penuhi unsur pidana.

Anton yang dikenal sebagai Intelektual Polri yang telah menulis lebih dari 40 buku ini menjelaskan Tugas Penyidik itu Seharusnya membuat terang suatu perkara, bukan justru malah seperti Jubir Tersangka.

"Apalagi jika korbannya terkait dengan kasus besar yang jadi atensi publik seperti menimpa Novel baswedan dan kini menimpa Hermansyah," ujarnya.

Maka dari itu, Anton mengingatkan kepada Pihak Kepolisian akan tiga Pantangan tersebut, apalagi dalam Kasus-kasus yang mempunyai derajat Keresahan Publik yang cukup Tinggi seperti Kasus Hermansyah dan Novel Baswedan Penyidik KPK.

"Rakyat berharap Polri cepat tangkap pelakunya dan ungkap tuntas kasusnya," katanya.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. wong Daile - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger