Polri Klaim Penyebar Konten Habib-Firza Dari Amerika, Netizen : Wow Baru Tau Ada #PejatenDiAmerika | wong Daile
Home » » Polri Klaim Penyebar Konten Habib-Firza Dari Amerika, Netizen : Wow Baru Tau Ada #PejatenDiAmerika

Polri Klaim Penyebar Konten Habib-Firza Dari Amerika, Netizen : Wow Baru Tau Ada #PejatenDiAmerika


Mimbar Dakwah -- Tagar #PejatenDiAmerika sempat mewarnai deretan topik terpopuler di Twitter. Tagar ini mengemuka sejak kemariin dan sempat menempati urutan teratas topik terpopuler di Twitter, Minggu (11/6) sore.

Tagar ini mengemuka lantaran sebuah konten yang diunggah di situs www.analisisbaladacintarizieq.blogspot.com. Berdasarkan analisa penulis yang mengaku orang awam itu, ia menemukan bahwa lokasi pemilik web baladacintarizieq.com berada di kawasan Pejaten, Jakarta.

Dalam analisa sederhana tersebut disebutkan juga bahwa pemilik domain adalah Irfan Miftach. Sementara alamat yang tertera pada situs adalah alamat kantor Badan Intelejen Negara yang terletak di kawasan Pejaten. Berikut hasil tangkapan layar yang banyak beredar dimedia sosial.



Salinan dari konten yang ditulis di situs tersebut bisa dilihat di situs weebly berikut.

Padahal pihak kepolisian sendiri belum menemukan keberadaan pelaku. Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan sempat menyebutkan bahwa lokasi pembuatan situs berada di Amerika Serikat. Untuk itu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan badan intelejen dan pemerintah setempat.


Berdasarkan analisa dari blog analisabaladacintarizieq tersebut, netizen lantas ramai mengolok bahwa kini Pejaten masuk dalam peta Amerika Serikat. Meme-meme lucu pun seperti biasa tak terlewatkan.

Namun, sebuah laman web yang mengaku sebagai Irfan Miftach membantah analisa tersebut. Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi lantaran ia melakukan mirroring terhadap situs baladacintarizieq. Pengakuan ini ditampilkan di laman https://anarchy.chaos.id/.



Sementara itu, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini situs analisabaladacintarizieq.blogspot.com tak lagi bisa diakses. Pun ketika dicari cache dari pencarian Google, laman hanya menunjukkan banner situs tanpa isi.

Dalam tulisan yang diklaim sebagai hak jawab Irfan tersebut, ia pun menyayangkan penulis web yang terlalu dangkal dalam melakukan analisa.

Selain itu, lantaran sekarang situs tersebut tak lagi bisa diakses, Irfan merasa pelaku seperti lepas tangan setelah menyeret nama dirinya ke dalam polemik ini tanpa meluruskan lagi kebenarannya. -cnn
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. wong Daile - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger