Anggarkan Demokrasi, KPU Minta Uang Rp 944 Miliar | wong Daile
Home » » Anggarkan Demokrasi, KPU Minta Uang Rp 944 Miliar

Anggarkan Demokrasi, KPU Minta Uang Rp 944 Miliar

Umatuna.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengusulkan tambahan anggaran pagu indikatif 2018 sebesar Rp 944 miliar.

Pagu indikatif itu kata Arief sudah mencakup biaya operasional untuk 34 KPU daerah. Menurut Arief usulan penambahan anggaran ini disebabkan oleh pagu indikatif yang dipatok pemerintah untuk tahun 2018 dibandingkan pagu indikatif tahun 2017.

"Pagu indikatif 2017 sebesar Rp 1,85 triliun. Sedangkan pagu indikatif KPU untuk tahun 2018 sebesar Rp 1,63 triliun. Lebih rendah Rp 213 miliar," kata Arief saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/6).

Selain lebih rendah, Arief juga mengeluh jika beban pekerjaan KPU di tahun depan akan bertambah banyak. Arief pun membeberkan KPU punya beberapa proyek prioritas pada 2018 yang diantaranya adalah pemutakhiran data dan pendidikan pemilih.

"KPU harus didukung oleh anggaran yang tersedia cukup dan waktu yang tepat," kata Arief. (rmol)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. wong Daile - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger